4
Terobek lagi luka yang mengusang....
Tertunduk membungkuk menahan perih...
Sehelai keraguan meniti hari...
Sanggupkah kuberjalan diRenungan Jiwa...

Diam adalah jawaban anyir...
Sementara malam membawa inspirasi lelah...
Kusisir lagi tempat keruh dimuara hati...
Sunyi.....Sungguh sepi....

Diam keterusan menghujat kepongahan...
jiwa makin risau...
Sementara waktuku hampir lelap...

Pena menari diatas penantian...
Kanvas bungkam menghitung hari...

Luka ini karna kenangan...
Namun Diam Bukan Jawaban...

Karya: Renty Pelangi Biruku

Terobek lagi luka yang mengusang.... Tertunduk membungkuk menahan perih... Sehelai keraguan meniti hari... Sanggupkah kuberjalan diRenungan Jiwa...  Diam adalah jawaban anyir... Sementara malam membawa inspirasi lelah... Kusisir lagi tempat keruh dimuara hati... Sunyi.....Sungguh sepi....  Diam keterusan menghujat kepongahan... jiwa makin risau... Sementara waktuku hampir lelap...  Pena menari diatas penantian... Kanvas bungkam menghitung hari...  Luka ini karna kenangan... Namun Diam Bukan Jawaban...  Karya: Renty Pelangi Biruku   Diam Bukan Jawaban
Diam Bukan Jawaban

Post a Comment Blogger Disqus

  1. Replies
    1. Iya mas, puisi puisiku puisimu.
      Diam bukan berarti tidak memberikan jawaban atas pertanyaan yang sering terjadi.

      Delete
  2. Replies
    1. biasa aja mas,terima kasihudah mau berkunjung.
      kumpulan karya-karya sastra puisi sastrawan.

      Delete