2
terasa hanya sunyi.....
meninggalkan gambaran hiruk pikuk medan laga

menyisakan tulang belulang di taman indah kepahlawananmu

kami datang......
Entah hanya berapa kali dalam setahun
menabur melati di atas pembaringanmu
berteman nyala obor kami tunduk syahdu dalam doa

aaaaaah.....

tapi selepas kaki ini beranjak pergi dari tamanmu....
tak ada lagi hening dan syahdu itu

semua mengabur....
kemudian menghilang

kembali.....
kami akan kembali mengenangmu
entah kapan.....

mungkin suatu saat....
hingga mata kami kembali menatap kalender
melihat sederetan angka pengingat jasa-jasamu

maaf ini kugores
untuk para PAHLAWANKU

tegal
10 november 2011

Karya:Selaksa Makna
terasa hanya sunyi..... meninggalkan gambaran hiruk pikuk medan laga  menyisakan tulang belulang di taman indah kepahlawananmu  kami datang...... Entah hanya berapa kali dalam setahun menabur melati di atas pembaringanmu berteman nyala obor kami tunduk syahdu dalam doa  aaaaaah.....  tapi selepas kaki ini beranjak pergi dari tamanmu.... tak ada lagi hening dan syahdu itu  semua mengabur.... kemudian menghilang  kembali..... kami akan kembali mengenangmu entah kapan.....  mungkin suatu saat.... hingga mata kami kembali menatap kalender melihat sederetan angka pengingat jasa-jasamu  maaf ini kugores untuk para PAHLAWANKU  tegal 10 november 2011  Karya:Selaksa Makna  Jajaranbatu nisan berhias helm putih
Jajaranbatu nisan berhias helm putih

Post a Comment Blogger Disqus

  1. Replies
    1. mungkin suatu saat....
      hingga mata kami kembali menatap kalender
      melihat sederetan angka pengingat jasa-jasamu

      maaf ini kugores
      untuk para PAHLAWANKU

      Puisi mengenang orang yang sudah tidak ada itu memang seram gan, tapi mantap isi sastra puisiku ya hehehe

      Delete