0
Di sebuah persinggahan Ku duduk sejenak
Hanya untuk meredam lelah yang membuat ototku kaku
Entah angin apa yang mengalihkan ke dua bola mata ini
Ke arah yang tidak jauh dariku

Seorang bocah berpakaian kusut
Menelusuri lorong waktu hanya demi sesuap nasi
Menggantungkan sebungkus harapan di sudut kota

Uluran tangan para dermawan adalah impian sederhananya
Walau harus berteman dengan debu jalanan
Tapi,dia hanya salah satu dari jutaan bocah kecil
Yang tak dapat menikmati waktu

Ia hanya bias tersenyum menatap dinding langit yang mulai menghitam
Namun dia akan berhenti sejenak untuk melepas lelah di pintu malam


~ Haries Budjana ~
Di sebuah persinggahan Ku duduk sejenak Hanya untuk meredam lelah yang membuat ototku kaku Entah angin apa yang mengalihkan ke dua bola mata ini Ke arah yang tidak jauh dariku  Seorang bocah berpakaian kusut Menelusuri lorong waktu hanya demi sesuap nasi Menggantungkan sebungkus harapan di sudut kota  Uluran tangan para dermawan adalah impian sederhananya Walau harus berteman dengan debu jalanan Tapi,dia hanya salah satu dari jutaan bocah kecil Yang tak dapat menikmati waktu  Ia hanya bias tersenyum menatap dinding langit yang mulai menghitam Namun dia akan berhenti sejenak untuk melepas lelah di pintu malam   ~ Haries Budjana ~
SANG PETUALANGAN SEJATI

Post a Comment Blogger Disqus