0
puisi terluka  Kau rangkai indahnya kata rayuan Manisnya pun hanya sebatas ilusi Kabut pun menghalangi pandangan Ada kalanya aku tersesal Tentangmu yg sebatas angan  Beterbangan terbawa angin yg berhembus Hatimu tak bisa ku pahami Inginmu seperti apa atau begini Hanya janji terus terucap Pembuktiaanya tak ada yg nyata Kasih ku bertepuk sebelah tangan  Hanya bekorban dan berkorban Manisnya madu yg ku berikan Kini pahitnya empedu yg ku dapat Mencintaimu bagai mengiris pisau ditelapak tangan Terluka sakit dan berdarah
puisi terluka

Kau rangkai indahnya kata rayuan
Manisnya pun hanya sebatas ilusi
Kabut pun menghalangi pandangan
Ada kalanya aku tersesal

Tentangmu yg sebatas angan

Beterbangan terbawa angin yg berhembus
Hatimu tak bisa ku pahami
Inginmu seperti apa atau begini

Hanya janji terus terucap
Pembuktiaanya tak ada yg nyata
Kasih ku bertepuk sebelah tangan


Hanya bekorban dan berkorban

Manisnya madu yg ku berikan
Kini pahitnya empedu yg ku dapat
Mencintaimu bagai mengiris pisau ditelapak tangan
Terluka sakit dan berdarah

Post a Comment Blogger Disqus