0
Deringan getir jiwaku malam ini
Hujankan air mata lemahkan raga
Mengegah jauh mencari ketulusan
Keabadian cinta nan sejati

Tak henti ku terus lantunkan doa putih cinta
Harapkan kedatangnya,damaikan rana rontahan hasrat
Nan usang karna enggan terpelihara kasih

Hidup metah terasa letai
Terdampar menyelusuri jejak langkah kesunyian
Berkepanjangan sendu dalam kesepian
Bila sendiri tanpa binar kemala bintang
Menyesatlah serasa mahatma cinta

Wahai kau sutradara kehidupan nan mulia
Hanya dirimulah segalanya maha mengetahui akhirnya
Dengarkanlah suara dari sujud kepintaanku

Semburatkalah rembulan ketulusan kasih itu
Di menara istana cinta nan suci
Agar penujuan asa indahku tersambut bahagia
Oleh keputihan rasa cinta itu

Ku..berharap semoga doa kepenghujung cinta ini
Kelak kau pertemukan keabadian jiwa
Pada Kebersamaan kasih nan sejati
Selamanya hingga sampai akhir sebuah cerita
Tentang takdir kehidupanku di dunia.

Karya: Tangkai Tak Berdaun

Deringan getir jiwaku malam ini Hujankan air mata lemahkan raga Mengegah jauh mencari ketulusan Keabadian cinta nan sejati  Tak henti ku terus lantunkan doa putih cinta Harapkan kedatangnya,damaikan rana rontahan hasrat Nan usang karna enggan terpelihara kasih  Hidup metah terasa letai Terdampar menyelusuri jejak langkah kesunyian Berkepanjangan sendu dalam kesepian Bila sendiri tanpa binar kemala bintang Menyesatlah serasa mahatma cinta  Wahai kau sutradara kehidupan nan mulia Hanya dirimulah segalanya maha mengetahui akhirnya Dengarkanlah suara dari sujud kepintaanku  Semburatkalah rembulan ketulusan kasih itu Di menara istana cinta nan suci Agar penujuan asa indahku tersambut bahagia Oleh keputihan rasa cinta itu  Ku..berharap semoga doa kepenghujung cinta ini Kelak kau pertemukan keabadian jiwa Pada Kebersamaan kasih nan sejati Selamanya hingga sampai akhir sebuah cerita Tentang takdir kehidupanku di dunia.  Karya: Tangkai Tak Berdaun   DOA KEPENGHUJUNG CINTA
DOA KEPENGHUJUNG CINTA

Post a Comment Blogger Disqus